Skip to content
PetAnimal
Menu
  • Sample Page
Menu

Kemenhut Resmi Larang Atraksi Tunggang Gajah di Konservasi

Posted on February 12, 2026February 12, 2026 by admin admin

Kementerian Kehutanan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga prinsip kesejahteraan satwa melalui kebijakan terbaru yang melarang atraksi wisata menunggang gajah di kawasan konservasi. Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menyampaikan bahwa praktik tersebut kini tidak lagi diperbolehkan, baik di taman nasional maupun lembaga konservasi seperti kebun binatang yang berada dalam pengawasan pemerintah.

Larangan ini disampaikan secara terbuka dalam forum Nusantara Sustainability Trend Forum 2026, sebuah agenda yang membahas isu keberlanjutan dan perlindungan lingkungan hidup. Dalam paparannya, Rohmat menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah serius yang diambil pemerintah untuk memperkuat perlindungan satwa, khususnya hewan-hewan yang kerap dijadikan bagian dari atraksi wisata.

“Kementerian Kehutanan sudah mengeluarkan kebijakan tidak boleh menunggang gajah untuk atraksi wisata lagi. Jadi sudah tidak boleh,” ujar Rohmat di hadapan peserta forum pada Kamis, 12 Februari 2026.

Selama bertahun-tahun, atraksi tunggang gajah memang menjadi salah satu daya tarik wisata di sejumlah daerah. Banyak tempat wisata yang menawarkan pengalaman menunggang gajah sebagai hiburan bagi pengunjung. Namun di balik aktivitas tersebut, muncul berbagai kritik dari aktivis lingkungan dan organisasi kesejahteraan hewan yang menilai bahwa praktik itu berpotensi mengeksploitasi satwa.

Menurut Rohmat, kebijakan pelarangan ini bukanlah keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Pemerintah, kata dia, telah lama menerima sorotan dan masukan dari masyarakat terkait perlakuan terhadap satwa dalam sektor pariwisata. Oleh sebab itu, kebijakan ini menjadi bagian dari upaya besar untuk meninjau ulang bentuk-bentuk atraksi yang melibatkan hewan.

Ia menjelaskan bahwa larangan tersebut berlaku di berbagai kawasan konservasi, termasuk taman nasional, kebun binatang, hingga lembaga konservasi lain yang memiliki izin resmi. Atraksi wisata yang dinilai membebani satwa atau berpotensi mengarah pada eksploitasi akan dievaluasi lebih lanjut.

Langkah ini sejalan dengan tren global yang semakin menempatkan kesejahteraan hewan sebagai prioritas dalam industri pariwisata. Banyak negara mulai membatasi bahkan melarang pertunjukan atau aktivitas wisata yang melibatkan satwa liar, terutama jika aktivitas tersebut menimbulkan tekanan fisik maupun psikologis pada hewan.

Dalam konteks konservasi, gajah merupakan salah satu satwa yang memiliki peran penting dalam ekosistem. Namun, gajah juga termasuk hewan yang rentan terhadap perburuan dan perdagangan ilegal. Oleh karena itu, pemerintah menilai bahwa perlindungan gajah tidak cukup hanya melalui pelestarian habitat, tetapi juga dengan memastikan bahwa satwa tersebut tidak dijadikan objek hiburan yang melanggar prinsip kesejahteraan.

Kementerian Kehutanan juga menekankan bahwa lembaga konservasi seharusnya berfungsi sebagai tempat edukasi dan perlindungan satwa, bukan sebagai ruang eksploitasi. Atraksi wisata yang mengharuskan hewan melakukan aktivitas tidak alami dinilai dapat mengurangi nilai konservasi itu sendiri.

Ke depan, pemerintah akan mendorong transformasi sektor wisata konservasi agar lebih berorientasi pada edukasi dan pengamatan satwa secara alami. Pengunjung diharapkan tetap dapat menikmati pengalaman berwisata di taman nasional atau kebun binatang tanpa harus melibatkan aktivitas yang membebani hewan.

Larangan tunggang gajah ini juga membuka ruang diskusi baru bagi pengelola wisata. Mereka dituntut untuk berinovasi menciptakan atraksi yang lebih ramah satwa, sekaligus tetap menarik bagi wisatawan. Misalnya, wisata berbasis pengamatan, program edukasi konservasi, hingga kegiatan pelestarian habitat yang melibatkan masyarakat lokal.

Kebijakan tersebut dipandang sebagai langkah maju dalam memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang serius dalam perlindungan satwa liar. Selain memberikan dampak positif bagi kesejahteraan hewan, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pariwisata berkelanjutan di masa depan.

Dengan larangan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa konservasi tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik nyata. Atraksi wisata yang melibatkan eksploitasi satwa perlahan akan ditinggalkan, digantikan oleh pendekatan yang lebih manusiawi dan bertanggung jawab.

Kementerian Kehutanan pun mengajak seluruh pihak, mulai dari pengelola wisata, lembaga konservasi, hingga masyarakat luas, untuk mendukung kebijakan ini demi masa depan satwa liar Indonesia yang lebih terlindungi.

Baca juga : Israel Bersikeras Rudal Balistik Iran Dinilai Ancaman Keamanan

Cek Juga Artikel Dari Platform : footballinfo

Recent Posts

  • Dua Bayi Binturong Jadi Penghuni Baru Bandung Zoo
  • Taman Safari Siap Kelola Kebun Binatang Bandung
  • London Zoo Buka Fasilitas Operasi Satwa untuk Publik
  • Bolehkah Capybara Dipelihara di Rumah? Ini Faktanya
  • Ternak Puyuh Rumahan Bisa Jadi Peluang Menjanjikan


suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Membedah Kompleksitas Arsitektur Permainan Digital dalam Menciptakan Pola Probabilitas Konsisten Strategi Membaca Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Wins Melalui Analisis Statistik Permainan Modern Peran Algoritma terhadap Stabilitas Volatilitas pada Ekosistem Game Daring Terkini di Indonesia Mekanisme Tersembunyi Pada Infrastruktur Real-Time dalam Menentukan Probabilitas Visual Pemain Pola Dan Kalkulasi Rtp Terbaru Kasino Daring Jadi Perbincangan Dunia Digital Analisis Komparatif Perilaku Pengguna dalam Menghadapi Fluktuasi Sinkronisasi Frekuensi Sistem Digital Modern Dampak Signifikan Evaluasi Volatilitas terhadap Perubahan Kebiasaan Pemain Game Daring Saat Ini Fenomena Masa Depan Ekosistem Gaming Ketika Analisa Data Mulai Mengendalikan Keputusan Strategis Bermain Kajian Mendalam Mengenai Evaluasi Volatilitas Modern Sebagai Indikator Utama Transisi Momentum Permainan Memahami Dinamika Aktivitas Pemain Melalui Pendekatan Probabilitas Transisi Strategi Permainan Adaptif Analisis Pengambilan Keputusan Rasional dalam Permaian Digital Menjadi Indikator Sistem Optimal Evolusi Mekanisme Permainan Melalui Optimalisasi Struktur Baru Dunia Game Digital Modern Pendekatan Dinamis Pola Aktivitas Pengguna dalam Menjaga Keseimbangan Algoritma RTP Permainan Penerapan Konsep Analitik Gaming Adaptif Sebagai Standar Performa Sistem Kasino Modern Sinkronisasi Frekuensi Mahjong Ways dan Pengaruhnya terhadap Momentum Ekspansif Ekosistem Daring Modern Bagaimana Sistem Monitoring Berbasis Kecerdasan Buatan Mulai Mengubah Arsitektur Permainan Digital Masa Kini Pengaruh Transformasi Infrastruktur Virtual terhadap Dinamika Probabilitas dan Metrik Komparasi Alur Baccarat Analisis Struktur Algoritma Mahjong Ways 2 serta Dampak Signifikannya pada Standar Regulasi RTP di Indonesia Implementasi Pengamatan Statistik dalam Memahami Pola Transisi Infrastruktur Game Digital Secara Komprehensif Rahasia Integrasi Frekuensi Digital yang Berhasil Membentuk Ulang Dinamika Keputusan Pemain Interaktif Cara Cerdas Memanfaatkan Metrik Komparasi Alur Baccarat untuk Membaca Tren Keputusan Banker dan Player Kajian Infrastruktur Digital Real-Time Sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Stabilitas Pola Bermain Metode Pendekatan Statistik Menganalisis Perubahan Pola Mesin Slot Pragmatic Play Secara Detail Panduan Lengkap Membaca Sinyal Transisi Probabilitas Visual dalam Ekosistem Game Digital Kontemporer Pentingnya Memahami Arsitektur Mekanisme Game Daring Virtual untuk Mendapatkan Momentum Kemenangan Secara Akurat Fakta Baru Studi Analitik tentang Pergeseran Preferensi Pengguna Game Online di Indonesia Mengapa Banyak Pemain Tidak Menyadari Perubahan Kecil pada Arsitektur Virtual Ekosistem Kasino Daring Riset Analitik Terbaru Mengungkap Cara Pola RTP Mempengaruhi Psikologi Pengguna Secara Signifikan Risiko Keamanan Digital yang Mempengaruhi Pola Aktivitas Pada Evolusi Permainan Modern Studi Perilaku Pemain Terkini Membuktikan Adanya Korelasi Antara Sistem Interaktif dan Pengambilan Keputusan

©2026 PetAnimal | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by