Skip to content
PetAnimal
Menu
  • Sample Page
Menu

DKP3 Depok Dorong Pendataan Hewan Terpadu Lewat Satu Peta Anabul

Posted on December 18, 2025December 18, 2025 by admin admin

DKP3 Depok Dorong Perluasan Pendataan Hewan Terpadu

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok terus mendorong penguatan sistem pendataan hewan, khususnya hewan terlantar, melalui pemanfaatan Platform Satu Peta Anabul. Langkah ini dinilai penting untuk mendapatkan data populasi hewan yang akurat, terintegrasi, dan dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Upaya tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DKP3 Kota Depok, Widyati Riyandani, dalam kegiatan Sosialisasi Pendataan dan Pemetaan Hewan yang digelar di Ruang Rapat DKP3. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kecamatan, kelurahan, sekolah, serta perangkat daerah lainnya yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengumpulan data hewan di wilayah masing-masing.

Pentingnya Data Akurat untuk Penanganan Hewan Terlantar

Widyati menekankan bahwa persoalan hewan terlantar, khususnya kucing dan anjing, tidak dapat ditangani secara optimal tanpa data yang valid dan komprehensif. Selama ini, keterbatasan data sering menjadi kendala dalam menentukan kebijakan, baik dalam hal pengendalian populasi, kesehatan hewan, hingga pencegahan penyakit zoonosis yang berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat.

Menurutnya, Platform Satu Peta Anabul dirancang sebagai solusi untuk menyatukan berbagai sumber data yang selama ini tersebar. Melalui platform tersebut, data hewan dari masyarakat, relawan, sekolah, ASN, hingga perangkat daerah dapat diintegrasikan dalam satu sistem pemetaan berbasis lokasi.

“Dengan data yang lengkap dan terpetakan dengan baik, pemerintah bisa mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan dan menentukan langkah penanganan yang lebih terarah dan humanis,” ujar Widyati.

Dorongan Perluasan Lokasi Percontohan di Setiap Kecamatan

Dalam forum tersebut, DKP3 Depok mendorong perluasan lokasi percontohan atau pilot project pendataan hewan di berbagai wilayah. Widyati menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Bojongsari dan SMPN 13 yang telah mengajukan diri sebagai lokasi percontohan awal.

Ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kecamatan, kelurahan, sekolah, maupun institusi lain yang ingin terlibat sebagai lokus pendataan. Menurutnya, semakin banyak wilayah yang menjadi percontohan, maka data populasi hewan akan semakin representatif.

“Harapannya setiap kecamatan minimal memiliki satu lokasi percontohan. Dengan begitu, pendataan bisa mencakup seluruh wilayah Kota Depok secara bertahap,” jelasnya.

Langkah ini juga diharapkan dapat memicu partisipasi aktif masyarakat di tingkat lokal, karena pendataan hewan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi memerlukan kolaborasi lintas sektor.

Peran ASN dan Sekolah dalam Pendataan Hewan

DKP3 Depok juga menyoroti potensi kontribusi aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung pendataan hewan. Widyati menyebut banyak ASN yang memiliki hewan peliharaan, sehingga data tersebut dapat menjadi bagian penting dalam pemetaan populasi hewan secara umum.

Selain itu, keterlibatan sekolah, baik negeri maupun swasta, dinilai strategis karena lingkungan sekolah kerap menjadi lokasi ditemukannya hewan jalanan. Dengan melibatkan sekolah dalam pendataan, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai sebaran hewan di ruang publik.

Data yang masuk dari berbagai sumber tersebut nantinya akan diolah menggunakan sistem overlay atau penumpangtindihan data, sehingga memudahkan proses verifikasi dan pemutakhiran informasi.

Kepedulian Masyarakat Menjadi Kunci Keberhasilan

Di luar aspek teknis pendataan, Widyati menekankan bahwa kepedulian masyarakat terhadap kesejahteraan hewan merupakan faktor kunci keberhasilan program ini. Ia menyadari bahwa tidak semua warga memiliki pemahaman yang sama tentang kesejahteraan hewan, namun setidaknya masyarakat diharapkan tidak bersikap abai atau melakukan tindakan kekerasan terhadap hewan di sekitarnya.

“Minimal jangan disakiti dan jangan diabaikan. Jika tidak mampu merawat, serahkan kepada orang lain atau pihak yang lebih peduli,” ungkapnya.

Pendekatan humanis ini sejalan dengan tujuan DKP3 Depok untuk mengendalikan populasi hewan terlantar tanpa kekerasan, sekaligus menjaga keseimbangan antara kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat.

Pendataan sebagai Dasar Kebijakan Berkelanjutan

Pendataan hewan melalui Platform Satu Peta Anabul bukan sekadar pengumpulan angka, melainkan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan jangka panjang. Data yang akurat dapat digunakan untuk merancang program sterilisasi, vaksinasi, edukasi masyarakat, hingga kolaborasi dengan komunitas pecinta hewan.

Selain itu, pendataan yang baik juga mendukung upaya pencegahan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Dengan mengetahui sebaran dan kondisi hewan, pemerintah dapat mengambil langkah antisipatif yang lebih efektif.

Komitmen Pemkot Depok terhadap Kesehatan Hewan dan Masyarakat

Widyati menegaskan bahwa pengembangan Platform Satu Peta Anabul merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat kebijakan berbasis data dan memperhatikan aspek kesejahteraan hewan.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, masyarakat, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus berlanjut dan berkembang.

“Dengan pendataan yang baik, populasi hewan terlantar bisa dikendalikan dan ditangani secara lebih humanis. Ini bukan hanya tentang hewan, tetapi juga tentang kesehatan dan kenyamanan hidup masyarakat Kota Depok,” pungkasnya.

Melalui upaya ini, DKP3 Depok optimistis dapat mewujudkan sistem pendataan hewan yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan demi kepentingan bersama.

Baca Juga : Lebih Cepat dari Manusia, Cara Hewan Mengenali Tanda Gempa

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : bengkelpintar

Recent Posts

  • Dua Bayi Binturong Jadi Penghuni Baru Bandung Zoo
  • Taman Safari Siap Kelola Kebun Binatang Bandung
  • London Zoo Buka Fasilitas Operasi Satwa untuk Publik
  • Bolehkah Capybara Dipelihara di Rumah? Ini Faktanya
  • Ternak Puyuh Rumahan Bisa Jadi Peluang Menjanjikan


suarairama pestanada beritabandar rumahjurnal podiumnews dailyinfo wikiberita zonamusiktop musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajahhijau carimobilindonesia jalanjalan-indonesia otomotifmotorindo ngobrol olahraga mabar dapurkuliner radarbandung radarjawa medianews infowarkop kalbarnewsr ketapangnewsr beritabumir kabarsantai outfit faktagosip beritagram lagupopuler seputardigital updatecepat marihidupsehat baliutama hotviralnews cctvjalanan beritajalan beritapembangunan pontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews petanimal footballinfo london-bridges sultaniyya phdibanten beritabmkg beritakejagung beritasatu gilabola

Sorotan Transformasi Desain Struktur Mahjong Wins Berdasarkan Metrik Pengguna Terbaru Evolusi Mekanisme Interaksi Multiplayer dalam Ekosistem Game Digital yang Kian Adaptif Analisis Dampak Pembaruan Infrastruktur terhadap Kecepatan Transisi Simbol Mahjong Ways 2 Modern Studi Fenomenologi: Mengapa Pola Permainan Berbasis Ritme Kian Diminati Komunitas Digital. Evaluasi Komparatif Arsitektur Mahjong Wins 3 Berbanding Versi Pendahulunya Rekonstruksi Pola Interaksi Pemain dalam Membentuk Struktur Permainan yang Lebih Stabil Tren Pergeseran Preferensi Pemain Mahjong Online dalam Memanfaatkan Data Indikator Real Time Analisis Pengaruh Jam Aktivitas Pengguna Tinggi terhadap Distribusi Kemenangan Sistem Game Digital Kajian Evolusioner Infrastruktur Game Berbasis Simbol Menakar Arah Perkembangan Industri Laporan Pengamatan Berkala Untuk Pemahaman Karakteristik Mekanisme Kian Menjadi Prioritas Evolusi Mekanisme Permainan Terhadap Struktur Mahjong Ways Menjadi Standar Baru Industri Game Integrasi Algoritma Scatter Pada Arsitektur Mahjong Ways 2 Dalam Membentuk Struktur Yang Sempurna Kajian Sinkronisasi Frekuensi Membentuk Pola Digital Dan Momentum Kemenangan Analisis Perilaku Sistem Mahjong Wins 3 Sebagai Transformasi Pola Struktur Lebih Adaptif Visual Probabilitas: Cara Membaca Sinyal Transisi dalam Infrastruktur Game Digital Modern Evaluasi Komparatif Strategi Putaran Bertahap Berdasarkan Data Volatilitas Harian Kajian Teknis Penggunaan Pola Pertama Terhadap Dinamika Mahjong Ways di Berbagai Server Global. Manajemen Variansi Simpangan: Pendekatan Statistik untuk Menjaga Ritme Permainan Jangka Panjang Pengaruh Kecepatan Perputaran terhadap Respons Algoritma Pembaharuan Game Digital Rekonstruksi Struktur Komputasi Mahjong Modern dalam Menentukan Distribusi Scatter Pertama Evaluasi Real Time Sebagai Sumber Indikator Performa untuk Mengurangi Risiko Kerugian Bermain PGSOFT Manajemen Modal Berbasis Deviasi Standar untuk Menghadapi Variansi Mahjong Ways 2 Pada Malam Hari Optimasi Risiko Untuk Analisis Fluktuasi Nilai Taruhan Terhadap Respons Permainan Pendekatan Statistik dalam Menjaga Konsistensi Ritme melalui Evaluasi Data Harian Strategi Menentukan Momentum Scaater pada Mahjong Modern Berdasarkan Pengamatan Aktivitas Sistem Eksperimen Simulasi Pemain: Menguji Efektivitas Pola Terhadap Algoritma Game Digital Modern Kajian Perilaku Pemain Untuk Memahami Pola Statis yang Lebih Rentan terhadap Pembatasan Sistem Penerapan Metode Linier Bertahap dalam Mengantisipasi Variansi Sistem Permainan Online Pentingnya Pengondisian Psikologis dan Mindset Analitis dalam Menghadapi Variansi Mekanis Pola Adaptif Pemula vs Lanjutan: Perbedaan Signifikan dalam Membaca Sinyal Sistem

©2026 PetAnimal | Design: Newspaperly WordPress Theme

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by