Insiden Langka di Perairan Selatan Chili
Sebuah peristiwa luar biasa terjadi di perairan selatan Chili. Seorang pendayung kayak selamat tanpa cedera setelah sempat tertelan oleh seekor paus bungkuk, lalu dimuntahkan kembali hanya beberapa detik kemudian.
Kejadian langka ini berlangsung di wilayah Patagonia dan terekam jelas dalam sebuah video. Rekaman tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik internasional.
Insiden ini disebut sebagai salah satu kejadian paling tidak biasa yang pernah dialami manusia saat berinteraksi dengan mamalia laut raksasa.
Terjadi di Lepas Pantai Punta Arenas
Peristiwa itu dialami oleh Adrian Simancas, yang saat itu sedang mendayung kayak di lepas pantai kota Punta Arenas. Lokasi tersebut berada di kawasan Patagonia, wilayah selatan Chili yang terkenal dengan perairan dingin dan kehadiran paus bungkuk.
Pada hari Sabtu, 8 Februari, Simancas menikmati aktivitas kayak di laut terbuka. Cuaca tampak tenang, meski air laut berwarna abu-abu khas perairan dingin selatan.
Tanpa peringatan, seekor paus bungkuk muncul ke permukaan tepat di dekat kayaknya.
Tertelan Bersama Kayak Kuning
Dalam hitungan detik, paus balin raksasa itu menelan Simancas beserta kayak kuningnya secara utuh. Insiden tersebut terjadi begitu cepat hingga hampir tidak memberikan waktu bagi Simancas untuk bereaksi.
Beberapa saksi menyebut paus tersebut muncul saat sedang menyaring air untuk mencari makan. Paus bungkuk dikenal sebagai pemakan ikan kecil dan krill, bukan manusia.
“Kupikir dia menelanku!” seru Simancas setelah kejadian, menggambarkan keterkejutannya saat berada di dalam mulut paus.
Dimuntahkan Lima Detik Kemudian
Sekitar lima detik setelah tertelan, Simancas muncul kembali ke permukaan laut. Paus bungkuk itu memuntahkannya saat punggung besar hewan tersebut kembali muncul ke permukaan.
Kayak kuning Simancas juga terlihat kembali mengapung. Ia tampak terkejut, namun sadar sepenuhnya dan tidak mengalami cedera.
Para ahli menjelaskan bahwa paus bungkuk tidak memiliki tenggorokan yang cukup besar untuk menelan manusia. Karena itu, manusia yang tidak sengaja masuk ke mulut paus biasanya akan dikeluarkan kembali.
Momen Dramatis Terekam Kamera
Seluruh kejadian terekam oleh kamera yang dioperasikan oleh ayah Simancas, Dell Simancas, yang berada tidak jauh dari lokasi.
Dalam video tersebut, terdengar Dell berteriak panik namun berusaha menenangkan putranya. “Tenang! Tenang!” serunya berulang kali dari kejauhan.
Ia juga memberikan instruksi agar Adrian tetap memegang kayak. “Pegang, pegang,” katanya, agar putranya tetap mengapung di air dingin.
Detik-detik Penyelamatan di Laut Dingin
Setelah Adrian kembali ke permukaan, Dell segera mendayung mendekatinya. Dalam video, ia terdengar berkata, “Tenang, tenang, aku datang. Ayo ke pinggir pantai.”
Situasi tersebut berlangsung di perairan yang dikenal dingin dan berarus. Kondisi itu bisa sangat berbahaya jika korban panik atau kehilangan alat apung.
Beruntung, Adrian tetap tenang meski sempat syok. Ia berhasil bertahan hingga ayahnya mendekat dan memastikan situasi aman.
Mengapa Paus Bisa ‘Menelan’ Manusia?
Paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) adalah mamalia laut besar yang menggunakan metode makan lunge feeding. Mereka membuka mulut lebar-lebar untuk menyaring air laut yang mengandung ikan kecil.
Dalam kasus tertentu, paus dapat secara tidak sengaja memasukkan objek besar ke dalam mulutnya. Namun, struktur tenggorokan paus bungkuk sangat kecil, hanya cukup untuk makanan berukuran kecil.
Karena itu, manusia yang masuk ke mulut paus hampir pasti akan dikeluarkan kembali.
Insiden Sangat Langka dan Tidak Disengaja
Para ahli kelautan menegaskan bahwa insiden seperti ini sangat jarang terjadi. Paus bungkuk tidak agresif terhadap manusia dan tidak menjadikan manusia sebagai mangsa.
Kejadian di Punta Arenas dianggap sebagai kecelakaan murni. Paus kemungkinan besar tidak menyadari keberadaan kayak saat muncul ke permukaan.
Kasus serupa pernah dilaporkan di beberapa negara, namun jumlahnya sangat sedikit dan hampir selalu berakhir tanpa cedera serius.
Keselamatan Aktivitas Kayak di Perairan Paus
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para penggemar olahraga air. Mendayung kayak di wilayah habitat paus memiliki risiko tersendiri, meski jarang terjadi.
Para pakar menyarankan agar pendayung menjaga jarak aman dari mamalia laut. Mengamati dari kejauhan dapat mengurangi risiko interaksi tak terduga.
Penggunaan jaket pelampung, sistem komunikasi, dan pendamping juga menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan.
Viral dan Jadi Perbincangan Global
Video kejadian tersebut dengan cepat viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menyebutnya sebagai “keajaiban laut” dan “pengalaman hidup paling ekstrem.”
Meski tampak dramatis, sebagian besar komentar menekankan rasa syukur atas keselamatan Adrian. Banyak pula yang memuji ketenangan ayahnya dalam situasi genting.
Insiden ini kembali menegaskan betapa tidak terduganya alam liar.
Penutup
Peristiwa pendayung kayak yang sempat tertelan paus bungkuk di selatan Chili menjadi salah satu insiden laut paling menakjubkan dalam beberapa tahun terakhir. Berkat reaksi cepat, ketenangan, dan keberuntungan, Adrian Simancas selamat tanpa cedera.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa manusia adalah tamu di habitat laut. Menghormati alam dan memahami risikonya menjadi kunci keselamatan saat beraktivitas di perairan terbuka.
Baca Juga : Orangutan Tersesat di Tambang Batu Bara, Ancaman Deforestasi
Cek Juga Artikel Dari Platform : cctvjalanan

