petanimal.org Berinteraksi dengan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing bukan hanya menyenangkan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi kesehatan mental dan fisik. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa sentuhan sederhana seperti mengelus bulu hewan atau memangkunya dapat membantu menurunkan tingkat stres dan membuat tubuh lebih rileks dalam waktu singkat.
Di tengah tekanan pekerjaan, rutinitas padat, dan paparan informasi yang terus mengalir, banyak orang mencari cara alami untuk mengelola stres. Kehadiran hewan peliharaan ternyata menjadi salah satu solusi yang efektif dan mudah diakses.
Sentuhan Sederhana Berdampak pada Tubuh
Kontak fisik yang tenang dengan hewan peliharaan dapat memengaruhi sistem saraf manusia. Ketika seseorang mengelus anjing atau kucing, tubuh akan merespons dengan menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol.
Penurunan kortisol membantu tubuh keluar dari kondisi siaga atau “fight or flight”. Sistem saraf kemudian beralih ke mode istirahat yang membuat detak jantung melambat dan otot menjadi lebih rileks.
Efek ini tidak membutuhkan waktu lama. Dalam beberapa menit interaksi, perubahan fisiologis sudah dapat dirasakan.
Sistem Saraf Otonom Ikut Terpengaruh
Psikiater Timothy Jeider menjelaskan bahwa sentuhan pada hewan memengaruhi sistem saraf otonom. Sistem ini bertugas mengatur respons tubuh terhadap stres dan relaksasi.
Saat stres meningkat, sistem saraf simpatik aktif dan membuat tubuh tegang. Namun ketika seseorang berinteraksi dengan hewan secara lembut, sistem parasimpatik mengambil alih. Tubuh pun menjadi lebih tenang.
Peralihan ini membuat pikiran terasa lebih stabil. Banyak orang melaporkan bahwa mereka merasa lebih damai setelah bermain dengan hewan peliharaan.
Meningkatkan Hormon Bahagia
Selain menurunkan kortisol, interaksi dengan hewan juga dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin. Oksitosin dikenal sebagai hormon yang berperan dalam membangun rasa kasih sayang dan kepercayaan.
Hormon ini sering disebut sebagai “hormon cinta” karena muncul saat seseorang merasakan kedekatan emosional. Ketika pemilik hewan menatap atau menyentuh peliharaannya, kadar oksitosin cenderung meningkat.
Dampaknya bukan hanya pada suasana hati, tetapi juga pada kesehatan jantung dan tekanan darah yang lebih stabil.
Membantu Mengurangi Kecemasan dan Kesepian
Bagi sebagian orang, hewan peliharaan menjadi teman setia yang selalu ada di rumah. Kehadiran mereka dapat membantu mengurangi rasa kesepian, terutama bagi individu yang tinggal sendiri.
Interaksi rutin dengan hewan juga membantu mengalihkan pikiran dari kekhawatiran berlebihan. Fokus terhadap aktivitas sederhana seperti memberi makan atau mengajak bermain dapat menjadi terapi ringan yang efektif.
Dalam jangka panjang, rutinitas merawat hewan memberikan rasa tanggung jawab dan tujuan hidup yang positif.
Manfaat bagi Anak dan Lansia
Efek positif interaksi dengan hewan tidak hanya dirasakan orang dewasa. Anak-anak yang tumbuh bersama hewan peliharaan sering menunjukkan tingkat empati yang lebih tinggi.
Sementara itu, bagi lansia, kehadiran hewan dapat membantu menjaga kestabilan emosi. Aktivitas ringan seperti berjalan bersama anjing juga mendukung kesehatan fisik.
Hubungan manusia dan hewan menciptakan ikatan emosional yang saling menguntungkan. Hewan merasa aman, sementara manusia merasakan kenyamanan psikologis.
Alternatif Terapi yang Alami
Terapi berbasis hewan atau animal-assisted therapy kini semakin populer. Beberapa rumah sakit dan pusat rehabilitasi memanfaatkan interaksi dengan hewan untuk membantu pasien mengurangi stres dan kecemasan.
Metode ini dinilai efektif karena bersifat alami dan tidak invasif. Kontak dengan hewan memicu respons biologis yang mendukung proses penyembuhan emosional.
Meski bukan pengganti terapi medis profesional, interaksi dengan hewan dapat menjadi pelengkap yang membantu meningkatkan kesejahteraan mental.
Perlu Tanggung Jawab dan Perawatan yang Baik
Walaupun manfaatnya besar, memiliki hewan peliharaan juga membutuhkan komitmen. Kesehatan dan kebersihan hewan harus dijaga agar interaksi tetap aman dan nyaman.
Pemilik perlu memastikan hewan mendapatkan vaksinasi, nutrisi cukup, serta lingkungan yang sehat. Dengan perawatan yang baik, hubungan antara manusia dan hewan dapat berlangsung harmonis.
Interaksi yang sehat dan penuh kasih menjadi kunci agar manfaat emosional dapat dirasakan secara maksimal.
Kesimpulan: Sentuhan yang Menenangkan
Berinteraksi dengan hewan peliharaan terbukti membantu menurunkan stres dan membuat tubuh lebih rileks. Sentuhan sederhana mampu mengaktifkan sistem saraf yang mendukung relaksasi serta meningkatkan hormon bahagia.
Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, kehadiran anjing atau kucing bisa menjadi sumber ketenangan yang alami. Hubungan ini tidak hanya memberi manfaat psikologis, tetapi juga mendukung kesehatan fisik secara keseluruhan.
Dengan pendekatan yang penuh tanggung jawab, hewan peliharaan dapat menjadi sahabat sekaligus terapi yang menghadirkan keseimbangan dalam hidup.

Cek Juga Artikel Dari Platform liburanyuk.org
